Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Latihan Ngerab Fiil Madli Mufrad

Latihan ngerab fiil madli Mufrad adalah salah satu kegiatan yang penting dilakukan oleh siapapun yang ingin berkembang dalam bahasa arab. Di pondok pesantren sudah tidak asing lagi dengan istilah ngerab. 

Kemudian penguasaan ngerab ini mengalamatkan bahwa seorang santri sudah memiliki penguasaan pada ilmu nahwu. 

Menguasai ilmu nahwu akan membuat seorang santri mampu membaca kitab kuning dengan pelafalan dan pemahaman yang baik pada setiap maknanya.

Latihan mudah ngerab fiil madli Mufrad

Salah satu dari fungsi ngerab ini adalah untuk melatih kepekaan para santri pada setiap kata didalam bahasa arab. 

Kepekaan ini terfokus pada perubahan setiap kata, baik secara tulisan maupun lafadz (bunyi). 

Apa bila kepekaan ini sudah terpola dengan baik, maka seorang santri akan mampu menanggapi dan menentukan makna kalimat, baik secara tulisan, lisan maupun pendengaran.

Oleh karena itulah ilmu nahwu sering disebut bapaknya ilmu, karena dengan ilmu nahwu berbagai disiplin keilmuan yang berlatar belakang bahasa Arab akan sangat mudah dipahami oleh seorang santri. 

Nah untuk memiliki kepekaan itu maka para santri dituntut untuk bisa menguasai i'rab/ ngerab.

Nah biasanya, setelah santri menguasai bab kalam sampai faslun yang ada di kitab jurumiyah, dia akan langsung berlatih ngerab. 

Bab kalam sampai faslun itu merupakan basic, sementara bab-bab setelahnya adalah membahas cara mempraktekannya ke dalam kalimat.

Latihan Ngerab Fiil Madli Mufrad

Kemudian untuk pertama kali, para santri biasanya diwajibkan untuk mulai menghafal dan bisa melafalkannya dengan lisan secara fasih setiap contoh i'rab yang disampaikan oleh mudarrisnya. 

Kata yang harus di i'rab ini biasanya didahulukan fi'il madli. 

Dibawah ini saya akan menuliskan contoh i'raban fi'il madli yang mufrad (tunggal). 

الإعراب
الفعل الماضى
فِعْلٌ مَاضٍ مبْنِيٌّ عَلَى فَتْحَةٍ ظَاهِرَةٍ فِى آخِرِهِ لَا محَلَ لَهُ مِنَ الْإعْرَابِ
   جَلَسَ
فِعْلٌ مَاضٍ مبْنِيٌّ عَلَى فَتْحَةٍ ظَاهِرَةٍ فِى آخِرِهِ لَا محَلَ لَهُ مِنَ الْإعْرَابِ ، التَّاءُ عَلَامَةُ التَّأْنِيْثِ
جَلَسَتْ
فِعْلٌ مَاضٍ مبْنِيٌّ عَلَى فَتْحَةٍ مُقَدَّرَةٍ فِى آخِرِهِ منَعَ مِنْ ظُهُوْرِهَا لِإِسْتِغَالِ الْمَحَلِ بِالسُّكُوْنِ الْعَارِضِ لِأَرْبَعٍ مُتَحَرِّكٍ فِيْمَا هُوَ كَالْكَلِمَةِ الْوَاحِدَةِ
التَّاءُ : ضَمِيْرٌ مُتَّصِلٌ لِلْمُخَاطَبِ الْمُذَكَّرِ، مَبْنِيٌّ عَلَى الْفَتْحَةِ فِىْ مَحَلِ رَفْعٍ فَاعِلٌ
جَلَسْتَ
فِعْلٌ مَاضٍ مبْنِيٌّ عَلَى فَتْحَةٍ مُقَدَّرَةٍ فِى آخِرِهِ منَعَ مِنْ ظُهُوْرِهَا لِإِسْتِغَالِ الْمَحَلِ بِالسُّكُوْنِ الْعَارِضِ لِأَرْبَعٍ مُتَحَرِّكٍ فِيْمَا هُوَ كَالْكَلِمَةِ الْوَاحِدَةِ
التَّاءُ : ضَمِيْرٌ مُتَّصِلٌ لِلْمُخَاطَبَةِ الْمُؤَنَّثَةِ، مَبْنِيٌّ عَلَى الْكَسْرَةِ فِىْ مَحَلِ رَفْعٍ فَاعِلٌ
جَلَسْتِ
فِعْلٌ مَاضٍ مبْنِيٌّ عَلَى فَتْحَةٍ مُقَدَّرَةٍ فِى آخِرِهِ منَعَ مِنْ ظُهُوْرِهَا لِإِسْتِغَالِ الْمَحَلِ بِالسُّكُوْنِ الْعَارِضِ لِأَرْبَعٍ مُتَحَرِّكٍ فِيْمَا هُوَ كَالْكَلِمَةِ الْوَاحِدَةِ
التَّاءُ : ضَمِيْرٌ مُتَّصِلٌ لِلْمُتَكَلِّمِ وَحْدَهُ، مَبْنِيٌّ عَلَى الضَّمَّةِ فِىْ مَحَلِ رَفْعٍ فَاعِلٌ
جَلَسْتُ

Nah untuk langkah awal, contoh di atas ini dibaca secara berulang-ulang, sampai benar-benar nempel di lidah. Bacalah sesuai dengan hurufnya jangan sampai bunyi 'ain tertukar dengan bunyi hamzah atau huruf yang lainnya.

Setelah itu dikuasai secara pelapalan maka langkah selanjutnya adalah memahami istilah setiap kata yang ada dalam eraban tersebut. 

Ingat, setiap kata dalam eraban ini, untuk pertama kali harus di mufrodatkan, karena ini akan menjadi idiom baku sebagai istilah yang digunakan dalam sistematika ngerab kalimat di dalam bahasa Arab.

Terakhir, bila ada yang ingin disampaikan, silahkan cantumkan didalam kolom komentar di bawah ini, atau bisa melalui inbox di contuct us. 

Ingat, jangan sungkan untuk berkomentar bila itu lebih baik dilakukan dari pada dipendam, karena kalau dipendam biasanya akan menjadi dumael.
Wallahu a'lam bis showab.

Posting Komentar untuk "Latihan Ngerab Fiil Madli Mufrad"