Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penjelasan Isim Ghoiru Munshorif | الإسم الذى لا ينصرف

Setiap santri wajib mengetahui Penjelasan Isim Ghoiru Munshorif | الإسم الذى لا ينصرف baik dari sisi teori maupun cara mempraktikannya dalam sebuha jumlah. Isim ini termasuk bagian dari isim mu'rab, sehingga penting sekali mengetahui bagaimana bentuk perubahannya ketika menempat dalam jumlah yang berbeda.

Penjelasan Isim Ghoiru Munshorif | الإسم الذى لا ينصرف

 الاسم الذي لا ينصرف 
وهو ما فيه علتان من تسع؛ كأحسن، أو واحدة منها تقوم مقامهما؛ كـ"مساجد، وصحراء"؛ فإن جره بالفتحة؛ نحو: {فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا} ، إلا إن أضيف؛ نحو: {فِي أَحْسَنِ تَقْوِيم} ، أو دخلته أل: معرفة؛ نحو: في المساجد
Isim Ghoiru Munshorif adalah kata yang didalamnya memiliki 2 ilat dari ilat yang 9 atau satu ilat dari yang sembilan itu namun berdiri pada posisi seperti 2 ilat. 

Yang dimaksud dengan ilat adalah dasar alasan yang menjadikan kata itu tidak boleh diberi tanwin pada syakal akhirnya dan ditandai i'rab khofadnya dengan fathah, kecuali jika menjadi idlofat atau dimasuki alif lam maka ditandai dengan kasrah ketika khofadl.

Berikut ini rincian 9 ilat yang menjadikan isim tidak boleh menerima tanwin

  1. Shighot Muntahal Jumu'
  2. Wajan Fi'il
  3. Ziyadah Alif dan Nun
  4. 'Udul
  5. Tarkib Mazji
  6. Ta`nits
  7. 'Ajam
  8. 'Alamiyah
  9. Shifat

Dari ke 9 ilat diatas yang memiliki satu ilat adalah shigot muntahal jumu' dan ta'nits, namun ta`nitsnya adalah ta`nits bil alif.

Kemudian yang memiliki 2 ilat terbagi ke dalam 2 kelompok yaitu:
1. Ilat secara lafad
2. Ilat secara Makna

1. Ilat secara lafad ada 6 yakni :
  1. Wajan Fi'il
  2. Ziyadah Alif dan Nun
  3. 'Udul
  4. Tarkib Mazji
  5. Ta`nits
  6. 'Ajam

2. Ilat secara makna ada 2, yakni;
  1. 'Alamiyah
  2. Shifat

Isim Ghoiru Mushorif yang memiliki satu 'ilat

Isim Ghoiru Mushorif yang memiliki satu 'ilat ada dua jenis yakni;
  1. Shighot Muntahal Jumu'
  2. Ta'nits bil Alif

Perlu dipahami bahwa ta`nits bil alif ada dua macam yaitu:
  1. Alif ta`nits Maqshuroh
  2. Alif Ta`nits Mamdudah

Jadi intinya isim ghoiru mushorif yang memiliki satu ilat memiliki 3 pola yaitu pola;
  1. Shighot Muntahal Jumu'
  2. Alif ta`nits Maqshuroh
  3. Alif Ta`nits Mamdudah

1. Shighot Muntahal Jumu'

Shighot Muntahl Jumu' memiliki 2 pola yakni; مَفَاعِلُ dan مَفَاعِيْلُ, yuk kita perjelas dengan contoh kata yang terdiri dai 2 pola tersebut;
Contoh yang berpola مَفَاعِلُ
مَغَارِبُ - كَبَائِرُ - بَصَائِرُ - مَنَافِعُ

Contoh yang berpola مَفَاعِيْلُ
مَسَاكِيْنُ - مَصَابِيْحُ - شَيَاطِيْنُ - سَرَاوِيْلُ
Kata-kata tersebut tanda i'rabnya adalah rofa' dengan dlommah, nasahab dan khofad dengan fathah.

2. Alif Ta’nits Maqshurah 

Yang dimaksud dengan alif ta’nits maqshurah adalah tanda muannats dengan berakiran huruf ya mati, sedangkan huruf sebelumnya berharakat fathah, berikut ini contoh-contohnya:

1. Jenis muannats dari kata-kata sifat yang jenis mudzakkarnya berpola فَعْلَانُ, seperti :
Haus = عَطْشَانُ
Lapar = جَوْعَانُ
Maka kata-kata tersebut bila di muannatskan akan berpola فَعْلَى, sehingga menjadi :
Haus = عَطْشَى
Lapar = جَوْعَى

2. Isim tafdhil yang jenis mudzakkar-nya adalah أَفْعَلُ, seperti :
Baik = حَسَنٌ, lebih baik = اَحْسَنُ
Besar = كَبِيْرٌ, lebih besar = اَكْبَرُ

Bila isim tafdhil dari kata-kata diatas akan dijadikan muannats, maka pola-nya diubah ke dalam فُعْلَى, sehingga menjadi :
Lebih baik = حُسْنَى
Lebih besar = كُبْرَى

3. Masdar-masdar yang diakhiri alif maqshurah.
Peringatan = ذِكْرَى

d. Kata-kata benda atau sifat yang diakhiri oleh alif ta’nits maqshurah sesuai dengan susunannya yang asli, seperti :
Perempuan = اُنْثَى
Hamil = حُبْلَى

Seperti halnya shighot muntahal jumu' kata-kata yang berakiran alif ta`nits maqshuroh ini masuk ke dalam isim ghoiru munshorif yang tanda i'rabnya; rofa' dengan dlommah, nashab dan khofad dengan fathah, namun disini i'rabnya dimuqodarohkan diatas alif ta`nits tersebut.

*Catatan;
Perlu dipahami bahwa  ada beberapa bentuk kata yang berakhiran alif ta’nits maqshurah yang tidak tidak masuk kedalam kategori muannats, seperti : مُصطَفَى - جَرْحَى -  مَرْضَى

3. Alif Ta'nits mamdudah

Alif ta`nits mamdudah adalah alif yang berada setelah alif diakhir sebuah kata, kemudaian alif yang kedua itu ditukarkan dengan hamzah dan biasanya berpola; فَعْلَاءُ atau فُعَلَاءُ Contoh seperti; بَيْضَاء - حَمْرَاءُ - فُقَرَاءُ

Kata-kata tersebut tanda i'rabnya ; rofa' dengan dlommah, nashab dan khofad dengan fathah

Untuk masing-masing dari ketiga jenis kata yang memiliki satu ilat, insyaAllah akan dibahas pada postingan secara khusus.

Isim Ghoiru Mushorif yang memiliki dua 'ilat

Ilat yang dimaksud adalah alasan mengapa isim ini menjadi ghoiru munshorif. Ilat atau alasannya ini yang pertama karena alasan lafadz dan yang kedua karena alasan makna.

Ilat atau alasan karena lafad ada 6 yaitu;
  1. Wajan Fi'il
  2. Ziyadah Alif dan Nun
  3. 'Udul
  4. Tarkib Mazji
  5. Ta`nits
  6. 'Ajam

Ilat atau alasan karena makna ada 2, yakni;
  1. 'Alamiyah
  2. Shifat
Sekarang kita akan menggabungkan dua jenis ilat ke dalam bentuk kata. kita awali dengan Ilat Makna dari 'Alamiyah sebagai berikut!
  1. Alamiyah dengan wajan fi'il Contoh; أَحْمَدُ => dari sisi makna dia adalah alamiyah/digunakan sebagai nama orang dan dari sisi lafadz dia adalah wazan/pola fi'il mudlari. contoh lainya; يَزِيْدُ nama orang, تَغْلِبَ nama suatu qabilah, نَرْحَسُ nama tumbuhan dan سَمَّرَ nama kudanya hajjaj bin yusuf.
  2. 'Alamiyah dengan ziyadah alif dan nun Contoh; عِمْرَانُ , عُثْمَانُ
  3. 'Alamiyah dengan 'Udul Contoh: زُحَلُ  perpindahan dari زَاحِلٌ  dan زُفَرُ perpindahan dari زَافِرٌ kemudian عُمَرُ  perpindahan dari ٌعَامِر
  4. 'Alamiyah dengan Tarkib Mazji, Contoh: بَعْلَبَكُ , مَعْدَكَرْبُ
  5. 'Alamiyah dengan Ta'nits contoh : فَاطِمَةُ -    طَلْحَةُ -      ثَبَّةُ
  6. 'Alamiyah dengan 'Ajam dengan syarat 1. bahwa kalimahnya merupakan alam (nama orang) dalam bahasa ajamnya (bukan orang arab) 2. Lebih dari 3 huruf. Contoh : إِبْرَاهِيْمُ , إِسْحَاقُ, إسْمَاعِيْلُ  يَعْقُوْبُ
Kemudian kita yang ke dua dengan Ilat Makna dari Sifat sebagai berikut!
  1. Shifat dengan Wazan fi'il, contoh; اَصْفَرُ yang muannastnya صفراء dan اَحْمَرُ yang muannastnya    حمراء
  2. Shifat dengan 'Udul Contoh; أُحَادُ, مَوْحَدُ perpindahan dari وَاحِدٌ، وَحْدٌ lalu ثُنَاءُ , مَثْنَى  perpindahan dari إِثْنَيْنِ، إثْنَيْنِ dan ثُلَاثُ , مَثْلَثُ  perpindahan dari ثَلَاثَةٌ، ثَلَاثَةٌ
  3. Shifat dengan Ziadah alif dan nun, conoh ;  ُسَكْرَان yang muannastnya سَكْرَى  'artinya orang yang mabuk'عَطْشَانُ yang muannasnya عَطْشَى 'artinya orang yang haus'
Kata-kata dari jenis diatas ditandai i'rab ; rofa' dengan dlomah, nashab dan khofad dengan fathah

Catatan
Syarat Isim Ghoiru Munshorif yaitu; tidak boleh idlofat dan tidak dimasuki alif lam. Apabila idlofat atau dimasuki alif lam, maka tanda i'rabnya dikembalikan ke asal yakni ; rofa' dengan dlomah, nashab dengan fathah dan khofad dengan kasrah.

Kesimpulan Penjelasan Isim Ghoiru Munshorif

Isim ghoiru munshorif dilihat dari sisi pola kalimahnya ada 12 pola yaitu dari yang punya satu ilat 3 pola dan dari yang 2 ilat ada 9 pola. Semua ilat atau alsan menjadi ghoiru munshorif ada 9, karena ta`nits bitta dan ta`nits bil alif digabungkan menjadi satu dengan kata ta`nits.

Jangan lupa berikan komentar Anda bila ada kritik ataupun saran untuk mengembangkan isi dari pembahasan ini. Bagaimanapun penulis, sangat ingin menyampaikannya dengan hal yang mudah dipahami oleh semua orang.
Wallahu a'lam bish showab.

5 komentar untuk "Penjelasan Isim Ghoiru Munshorif | الإسم الذى لا ينصرف"

  1. Jika isim ghoiru munshorif itu serupa dengan fiil .dalam segi apakah keserupaan tersebut ?
    Mohon jawabannya

    BalasHapus
  2. Syukron,,,🙏
    Sangat membantu...👍

    BalasHapus
  3. Syukron ustdz jazakillah khoir, penjelasannya mudah dipahami dan sangat membantu

    BalasHapus